Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Berkat Keberhasilan Tekan Pengangguran, Pemkab Sikka Raih Penghargaan Nasional dan Insentif 1 Miliar Rupiah Pelantikan DPP IKAL-Lemhannas, Capt. Marcellus Hakeng Soroti Pentingnya Hilirisasi Pangan dan Energi Polemik Transparansi Dana Lingkungan Cengkareng Barat Memanas, Ketua RT Tempuh Jalur Pidana dan Tolak Penonaktifan Gunakan Bahan Peledak Tangkap Ikan, Ditpolairud Polda NTT Rilis DPO Buru Warga Sikka Luncurkan Buku “The Pancasila Market Economy”, Pakar: Ekonomi Indonesia Butuh Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Luhur Lantaran Uang Rp 10 Ribu Rupiah, Oknum Anggota Sat. Lantas Polres Sikka Aniaya Anak di Bawah Umur

News

Ruas Jalan Mbay-Maumere Terdampak Longsor, Anggota DPRD Ende Minta Pemprov NTT Bergerak Cepat

Avatar photobadge-check


					Ruas Jalan Mbay-Maumere Terdampak Longsor, Anggota DPRD Ende Minta Pemprov NTT Bergerak Cepat Perbesar

Ende – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Maurole sejak Sabtu (21/2/2026) malam mengakibatkan bencana tanah longsor yang menutup total ruas Jalan Trans Utara Mbay–Maumere. Peristiwa terjadi di sekitar perkampungan Jitabewa, Desa Niranusa, Kabupaten Ende, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Material berupa tanah dan bebatuan dari tebing di sisi jalan runtuh dan menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan roda dua maupun roda empat lumpuh total. Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Mbay dengan Maumere serta menjadi penghubung antar kabupaten di Pulau Flores.

Kondisi jalan yang bertikungan dan menanjak memperparah situasi. Material longsor menutup hampir seluruh badan jalan tanpa menyisakan ruang bagi kendaraan untuk melintas. Meski akses terputus, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materil dalam peristiwa ini.

Aparat dan Warga Bergerak Cepat

Sekitar pukul 10.45 WITA, personel Polsek Maurole bersama warga setempat turun langsung membersihkan material longsor secara manual. Batu-batu berukuran kecil dan timbunan tanah disingkirkan menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

Aparat kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

Bhabinkamtibmas setempat turut mengingatkan warga agar tidak memanfaatkan situasi bencana untuk melakukan pungutan liar serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penanganan berlangsung.

Anggota DPRD Ende Angkat Bicara, Minta Pemprov dan PJN IV Bergerak Cepat

Anggota DPRD Kabupaten Ende, Megi Sigasare, meminta pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Satker PJN IV NTT segera mengambil langkah cepat dalam menangani longsor yang terjadi di Kecamatan Maurole.

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas PU Provinsi NTT untuk segera menangani longsor ini. Informasi yang saya terima, pihak PU Provinsi telah berkoordinasi dengan Satker PJN IV NTT dan Dinas PU Kabupaten untuk mencari alternatif penanganan,” ujarnya.

Ia menegaskan, jalur Mbay–Maumere
merupakan akses strategis yang menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi barang antar-wilayah di Flores, sehingga penanganan darurat harus segera dilakukan guna memulihkan aktivitas transportasi dan perekonomian warga.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung.

****

Jurnalis: Rian Laka Ma’u

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berkat Keberhasilan Tekan Pengangguran, Pemkab Sikka Raih Penghargaan Nasional dan Insentif 1 Miliar Rupiah

20 Mei 2026 - 16:05 WIB

Pelantikan DPP IKAL-Lemhannas, Capt. Marcellus Hakeng Soroti Pentingnya Hilirisasi Pangan dan Energi

19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polemik Transparansi Dana Lingkungan Cengkareng Barat Memanas, Ketua RT Tempuh Jalur Pidana dan Tolak Penonaktifan

15 Mei 2026 - 12:56 WIB

Gunakan Bahan Peledak Tangkap Ikan, Ditpolairud Polda NTT Rilis DPO Buru Warga Sikka

13 Mei 2026 - 11:36 WIB

Luncurkan Buku “The Pancasila Market Economy”, Pakar: Ekonomi Indonesia Butuh Keseimbangan Pasar, Negara, dan Nilai Luhur

13 Mei 2026 - 09:04 WIB

Trending di Nasional