Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan  Dua Warga NTT Gugur Ditembak di Jayawijaya, PMKRI Maumere Desak Kapolri – Panglima TNI Buru Pelaku PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

News

Bantu 500 Juta untuk Sikka, TA Menteri Sosial: Ini Perjuangan Bupati

Avatar photobadge-check


					Penyerahan Bantuan Asistensi, yang bertempat di Kantor Dinas Sosial, Kabupaten Sikka, pada Rabu, 29 April 2026. Perbesar

Penyerahan Bantuan Asistensi, yang bertempat di Kantor Dinas Sosial, Kabupaten Sikka, pada Rabu, 29 April 2026.

Maumere, wacanaindonesia.id-Pemerintah Kabupaten Sikka menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Penyerahan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dipimpin langsung oleh Bupati Sikka bersama pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan Kementerian Sosial, yang bertempat di Kantor Dinas Sosial, Kabupaten Sikka, pada Rabu, 29 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Sikka menegaskan bahwa bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memastikan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu, agar mendapatkan akses yang layak terhadap pelayanan dasar.

“Penyerahan kursi roda ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud perhatian dan keberpihakan negara terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan bermartabat. Demikian pula dengan bantuan dana pendidikan, ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda Sikka sehingga harap digunakan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Juventus.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Sinergi ini dinilai krusial untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Agustinus Budi Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam mendukung pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Ia menegaskan bahwa Kementerian Sosial terus mendorong penguatan layanan terpadu bagi kelompok rentan, termasuk melalui sentra-sentra layanan yang ada.

“Kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak nyata. Inilah buah perjuangan Bupati Juventus dalam safari kunjungannya ke Jakarta,” ungkap Budi Prasetyo.

Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Bantuan kursi roda diharapkan dapat meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas, sementara dana pendidikan diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka bersama para pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Berikut rincian bantuan dari Kementerian Sosial RI:

1. Bantuan Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor. Bantuan ini berupa 110 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, lansia, dan anak berkebutuhan khusus untuk meningkatkan mobilitas dan kemandirian dengan total nilai sebesar Rp. 285.270.000.

2. Sentra Efata Kupang. Bantuan ini berupa 110 paket bantuan nutrisi untuk pemenuhan gizi kelompok rentan. Bantuan pemberdayaan usaha ternak kambing bagi 30 penyandang disabilitas, dengan total anggaran sebesar Rp 165.843.000.

3. Bantuan Pendidikan. Bantuan berupa perlengkapan pendidikan bagi 72 anak korban bencana di Tanawawo, dengan rincian 52 siswa SMPN 48 Gaikiu dan 20 siswa SMPN 49 Tuwa. Masing-masing menerima Rp 1.000.000 dengan total Rp 72.000.000.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Agustinus Budi Prasetyo, Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Kikin Tarigan, Kepala Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, Romal Uli Jaya Sinaga serta Kepala Sentra Efata Kupang yang diwakili oleh Kasubag TU, Lenny Ramba.

****

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa

20 September 2026 - 13:00 WIB

HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka

16 September 2026 - 17:39 WIB

PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka

15 September 2026 - 19:51 WIB

PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan 

13 September 2026 - 14:55 WIB

PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

11 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di News