Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Bupati Ende: “Kalian Adalah Investasi Masa Depan Ende,” 70 Mahasiswa Korban Gempa Flores Berangkat Raih Mimpi di Jawa Timur Relawan Diaspora NTT Tembus Daerah Terisolir, 170 Paket Bantuan Gempa Disalurkan di Sikka OMK Paroki Wolofeo Gelar Doa Bersama, Aksi Seribu Lilin dan Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Flores 1.436 Warga Terdampak Gempa di Kelurahan Nagesapadhi Belum Terima Bantuan, Ibu Irawini: Jangan Sampai Bantuan Hanya Berhenti di Posko Akibat Bantuan Tidak Merata dan Sedikit yang Diberi, Ini Kata Ibu Marta Mewakili Warga Terdampak PMKRI Maumere Minta Wapres Gibran Turun ke Palue: Korban Bencana Jangan Dipaksa Mengambil Risiko untuk Mendapatkan Bantuan

Headline

Gempa Flores 7,7 Magnitudo, Ribuan Warga Mengungsi, PMKRI Maumere Ambil Peran Jadi Relawan

Avatar photobadge-check


					Gempa Flores 7,7 Magnitudo, Ribuan Warga Mengungsi, PMKRI Maumere  Ambil Peran Jadi Relawan Perbesar

wacanaindonesia.id_Maumere — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT, termasuk bagian utara Kabupaten Sikka.

Dampak gempa dirasakan di sejumlah wilayah Flores. termasuk Pelabuhan L Say Mamumere. Bangunan ruang tunggu penumpang Pelabuhan L Say dilaporkan ambruk/roboh akibat guncangan kuat.

Situasi tersebut mendorong berbagai elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sebagai relawan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 

PMKRI Cabang Maumere menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya hadir dalam ruang-ruang advokasi dan kritik sosial, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan solidaritas dan bantuan kemanusiaan.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Maumere, Rito Naga menegaskan bahwa mahasiswa harus berada bersama masyarakat, membantu, menemani agar masyarakat tidak merasa sendirian.

Dalam situasi bencana seperti ini, mahasiswa harus berada bersama masyarakat. Kehadiran kami bukan untuk mengambil alih tugas pemerintah, tetapi untuk membantu, menguatkan, dan memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini” Ujar Rito Naga, Ketua Presidium PMKRI Maumere.

Selain itu Melki Bata selaku Presidium Gerakan Kemasyarakatan juga menyampaikan bahwa PMKRI juga mengajak seluruh elemen masyarakat Flores untuk membangun solidaritas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Flores sedang membutuhkan solidaritas kita. Saatnya mahasiswa bergerak, masyarakat bergandengan tangan, dan seluruh elemen daerah bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” tegas Melki Bata, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Maumere.

 

Gempa ini menjadi pengingat bahwa Flores merupakan wilayah yang memiliki risiko kegempaan tinggi. Karena itu, selain respons darurat, PMKRI Maumere mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat mitigasi bencana, edukasi kebencanaan, kesiapsiagaan masyarakat, serta sistem respons cepat di tingkat daerah.

PMKRI Maumere menyampaikan bahwa semangat kemanusiaan harus menjadi prioritas bersama. Di tengah bencana, solidaritas tidak boleh berhenti pada rasa prihatin—solidaritas harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

 

 

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMKRI Maumere Minta Wapres Gibran Turun ke Palue: Korban Bencana Jangan Dipaksa Mengambil Risiko untuk Mendapatkan Bantuan

20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Polda Metro Jaya Tahan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak di Cawang, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik

16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Penegakan Hukum Kasus Korupsi oleh Polri

10 Juli 2026 - 18:54 WIB

Valens Daki-Soo: Doktrin Baru TNI Cocok untuk Era Perang Modern dan Menuntut Profesionalisme Militer

7 Juli 2026 - 11:15 WIB

Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 Juli 2026 - 15:53 WIB

Trending di Nasional