Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan  Dua Warga NTT Gugur Ditembak di Jayawijaya, PMKRI Maumere Desak Kapolri – Panglima TNI Buru Pelaku PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

Uncategorized

Satgas PMKRI Nasional Jalin Kolaborasi dengan Bupati Manggarai Tengah untuk Penanganan Bencana dan Pemulihan Pendidikan

Avatar photobadge-check


					Satgas PMKRI Nasional Jalin Kolaborasi dengan Bupati Manggarai Tengah untuk Penanganan Bencana dan Pemulihan Pendidikan Perbesar

 

Ruteng, wacanaindonesia.id-Satuan Tugas (Satgas) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Nasional resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Tengah dalam upaya penanganan bencana serta pemulihan di sektor pendidikan pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026.

Kolaborasi ini difokuskan pada dua aspek utama, yaitu pendidikan dan trauma healing bagi anak-anak terdampak, serta asesmen dan pendataan menyeluruh bagi warga yang terkena musibah. Langkah ini diambil mengingat trauma berkepanjangan masih dirasakan oleh para pengungsi, khususnya anak-anak yang rentan mengalami gangguan psikologis pascabencana.

Koordinator Satgas PMKRI Nasional, Febrian Muda, menegaskan bahwa keterlibatan aktif organisasi kemahasiswaan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami tidak hanya hadir dalam tanggap darurat, tetapi juga ingin memastikan proses pemulihan berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Febrian Mud juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Satgas PMKRI Nasional. Menurutnya, payung hukum formal ini penting agar peran serta PMKRI dalam penanganan bencana dapat terintegrasi secara resmi dalam kebijakan pemerintah daerah. “Kami mendorong adanya MoU yang mengatur sinergi jangka panjang, termasuk melibatkan aktif PMKRI Ruteng untuk turun langsung bersama pemerintah dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat, asesmen, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegas Febrian.

PMKRI Ruteng sendiri telah lebih dulu bergerak cepat dengan mendirikan posko koordinasi serta turun langsung ke kawasan terpencil yang belum tersentuh bantuan. Kehadiran kader PMKRI di Desa Golo Lanak, Kecamatan Cibal Barat, menjadi bukti komitmen organisasi dalam mengawal sisi kemanusiaan warga di pelosok yang kerap terabaikan.

Bupati Manggarai Tengah menyambut positif inisiatif kolaborasi ini. Pemerintah daerah menilai keterlibatan PMKRI sangat strategis, terutama dalam hal pendataan warga terdampak yang akurat serta program pemulihan psikososial bagi anak-anak korban bencana. Diharapkan, kolaborasi ini dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak bantuan.

Satgas PMKRI Nasional dan PMKRI Cabang Ruteng berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di Manggarai Tengah, memastikan bahwa suara masyarakat terdengar dan kebutuhan dasar seperti air bersih, obat-obatan, serta bahan pangan pokok dapat terpenuhi secara merata.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muda Bergerak, Hijau Berdampak: Pemuda Sikka Belajar Tangguh Hadapi Iklim di Desa Hoder

26 Maret 2026 - 02:07 WIB

Tuding Ada ‘Framing’ Narasi, BEM Nusantara NTT Tantang Polda Gelar Perkara Terbuka Kasus Luki-Delfi

4 Maret 2026 - 00:29 WIB

GMKI Kupang Mendesak Polda NTT Segera Umumkan Hasil Otopsi Lucky Sanu dan Delfi Foes

22 Februari 2026 - 09:15 WIB

BEM Nusantara NTT Soroti Penanganan Kasus Kematian Lucky Sanu dan Delfi Foes, Sebut Polda NTT Tidak Transparan

18 Februari 2026 - 17:39 WIB

Rokok Ilegal Marak di Manggarai, pengawasan Longgar, Siapa Bertanggung Jawab?

18 Februari 2026 - 07:20 WIB

Trending di Uncategorized