Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Kabel Bergelantungan dan Wajah Buram Tata Kelola Infrastruktur Digital Polda Metro Jaya Tahan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak di Cawang, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Penegakan Hukum Kasus Korupsi oleh Polri Wamenaker Ajak Gen Z Jadi Wirausahawan, Jangan Tunggu Lowongan Kerja

News

Pimpin Apel ASN, Wabup Sikka Singgung Penertiban Eks Pasar Geliting

Avatar photobadge-check


					Pimpin Apel ASN, Wabup Sikka Singgung Penertiban Eks Pasar Geliting Perbesar

Maumere, wacanaindonesia.id – Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, memberikan arahan terkait dengan kondisi Kabupaten Sikka, saat ini termasuk penertiban pasar eks Geliting, dalam Apel pagi bersama ASN di Kantor Bupati Sikka, Senin, 27/04/2026.

Dalam arahannya, Simon Subandi menegaskan, tidak boleh ada lagi aktivitas pasar liar yang mengganggu ketertiban umum, lalu lintas, dan estetika kota.

Ia meminta seluruh ASN menjadi contoh dengan tidak berbelanja di pasar ilegal.

ASN yang memiliki keluarga pedagang juga diminta berperan aktif memberikan edukasi agar berpindah ke pasar resmi.

“Jangan sampai siapa pun bisa membuat pasar di mana saja. Saya dan Bapak Bupati tidak ingin melihat ASN berbelanja di lokasi yang sudah dilarang,” tegasnya.

Ia memastikan, Pasar Alok dan Pasar Wair Koja merupakan pasar yang layak dan siap menampung seluruh aktivitas perdagangan.

Untuk kelanjutannya, Pemkab Sikka akan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan eks Pasar Geliting tidak lagi digunakan sebagai lokasi pasar ilegal, sehingga tercipta ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Usaha Mengoptimalkan PAD

Wabup juga mengungkapkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir triwulan pertama baru mencapai sekitar 24 persen.

Ia menilai capaian tersebut masih perlu didorong secara maksimal dengan menggali potensi-potensi pendapatan daerah.

Menurutnya, optimalisasi PAD sangat krusial untuk mendukung berbagai program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

“Saat ini kita dihadapkan pada pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih. Anggaran dari kementerian sudah ada, tetapi pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur jalan. Itu membutuhkan biaya, dan solusinya adalah memperkuat PAD,” jelasnya.

Hadir dalam Apel tersebut, plg Sekda, Rudolfus Ali, para pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural, serta seluruh ASN, sebagai momentum konsolidasi dan penguatan kinerja birokrasi di awal triwulan kedua tahun anggaran 2026.


Sumber: Disarpus Sikka

Editor: Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin

16 Juli 2026 - 08:11 WIB

BULOG NTT Rampungkan Penyaluran Banpang Februari – Maret 2026 Tepat Waktu

1 Juli 2026 - 21:30 WIB

Soroti Penggunaan Trotoar Jalan oleh UD. Fajar Barat Geliting, Organisasi IMKD: Pemerintah Jangan Tebang Pilih

29 Juni 2026 - 19:23 WIB

Menang Aklamasi, Maria Somi Sili Resmi Pimpin PMKRI Larantuka

27 Juni 2026 - 18:07 WIB

Dugaan permintaan uang tebusan oleh oknum polisi kepada pengencer BBM bersubsidi di kabupaten sikka, PMKRI maumere desak usut tuntas

27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Trending di Nasional