Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Kabel Bergelantungan dan Wajah Buram Tata Kelola Infrastruktur Digital Polda Metro Jaya Tahan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak di Cawang, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Penegakan Hukum Kasus Korupsi oleh Polri Wamenaker Ajak Gen Z Jadi Wirausahawan, Jangan Tunggu Lowongan Kerja

News

Diduga Depresi Karena Sakit Menahun, Seorang Pria di Geliting Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photobadge-check


					Diduga Depresi Karena Sakit Menahun, Seorang Pria di Geliting Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

Maumere, wacanaindonesia.id – Seorang pria berinisial A.B (39), warga Dusun Jedawair, Desa Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Peristiwa tersebut, menurut keterangan resmi Humas Polres Sikka, pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Maria Aptianti Nona Len (19), yang baru pulang dari sekolah. Saat melintas di depan rumah korban, saksi mendengar tangisan anak korban yang masih berusia sekitar tiga tahun dari dalam rumah.

Karena tidak mendapat respons saat dipanggil dari luar, saksi berinisiatif memeriksa kondisi rumah. Seluruh pintu dalam keadaan terkunci dari dalam, sehingga saksi masuk melalui jendela belakang dapur. Di dalam rumah, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon yang diikat pada tiang rangka dapur.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Tak lama berselang, saksi lainnya, Sivester Dadu (38), yang merupakan adik korban, tiba di lokasi dan membuka pintu belakang rumah. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kewapante.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.50 WITA, disusul Tim Inafis Polres Sikka yang tiba sekitar pukul 14.30 WITA untuk melakukan olah TKP.

Usai pemeriksaan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit St. Gabriel Kewapante untuk penanganan lebih lanjut. Namun pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita sakit dan kerap menjalani perawatan medis. Dugaan sementara, motif kejadian berkaitan dengan persoalan pribadi yang dipicu kondisi kesehatan korban yang tidak kunjung membaik serta beban biaya pengobatan.

Saat kejadian, istri korban diketahui sedang berada di rumah keluarga di Kecamatan Waigete bersama anak pertama mereka. Korban meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Hingga kini, jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Dusun Jedawair, Desa Geliting. Polisi memastikan telah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk olah TKP dan pendataan saksi-saksi, demikian disampaikan Humas Polres Sikka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin

16 Juli 2026 - 08:11 WIB

BULOG NTT Rampungkan Penyaluran Banpang Februari – Maret 2026 Tepat Waktu

1 Juli 2026 - 21:30 WIB

Soroti Penggunaan Trotoar Jalan oleh UD. Fajar Barat Geliting, Organisasi IMKD: Pemerintah Jangan Tebang Pilih

29 Juni 2026 - 19:23 WIB

Menang Aklamasi, Maria Somi Sili Resmi Pimpin PMKRI Larantuka

27 Juni 2026 - 18:07 WIB

Dugaan permintaan uang tebusan oleh oknum polisi kepada pengencer BBM bersubsidi di kabupaten sikka, PMKRI maumere desak usut tuntas

27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Trending di Nasional