Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan  Dua Warga NTT Gugur Ditembak di Jayawijaya, PMKRI Maumere Desak Kapolri – Panglima TNI Buru Pelaku PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

News

Demo Mahasiswa di Sikka “Salah Alamat”: Surat Pemberitahuan ke Polisi; Titik Aksi Kantor Bupati; Orasi di Rumah Jabatan Bupati

Avatar photobadge-check


					Demo Mahasiswa di Sikka “Salah Alamat”: Surat Pemberitahuan ke Polisi; Titik Aksi Kantor Bupati; Orasi di Rumah Jabatan Bupati Perbesar

Maumere, Wacanaindonesia.id–Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus di Kabupaten Sikka, GMNI, HMI, BEM Universitas Nusa Nipa, IMM, dan LMND menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Sikka, Rabu, 01/04/2026.

Aksi ini digelar sebagai bentuk ketidakpuasan mahasiswa terhadap kinerja Bupati Sikka yang dinilai belum memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Ketua GMNI Sikka, Wilfridus Iko, bahwa selama ini Bupati Sikka belum menunjukkan progres yang diharapkan oleh masyarakat.

“Selama ini belum ada progres yang dijalankan, belum dirasakan oleh masyarakat. Hari ini kita harus turun untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sikka,” Kata Chiko.

Mahasiswa Cipayung Plus menilai, Pemerintahan Kabupaten Sikka mengalami stagnasi pembangunan dan krisis kepercayaan publik akibat janji politik yang belum terealisasi.

“Kami menilai bahwa pemerintahan ini belum sepenuhnya terealisasi seperti janji kampaye. Masih banyak masalah seperti rusaknya infrastruktur, minimnya elektrifikasi, proyek strategis yang terhenti, serta program “Satu KK Satu Sarjana” dan “Pengobatan Gratis berbasis E-KTP” yang belum optimal. Selain itu, terdapat kekhawatiran di sektor pendidikan dan lingkungan di Kabupaten Sikka.

Dalam orasinya, para aktivis ini dengan keras melabeli Bupati Sikka sebagai “Bupati Konten Kreator”. Mereka menuduh pemimpin daerah hanya sibuk pamer kegiatan di media sosial tanpa memberikan solusi nyata bagi infrastruktur jalan dan kesehatan di desa-desa.

Ironisnya, tujuan aksi ini adalah untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sikka dalam satu tahun kepemimpinannya. Kini justeru ternoda oleh kesalahan teknis yang dianggap konyol oleh banyak pihak.

Massa Aksi Padati Rumah Jabatan Bupati

Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang dikirimkan ke pihak kepolisian, lokasi aksi seharusnya berpusat di Kantor Bupati Sikka. Namun demikian, massa aksi harus menerima kenyataan, kantor sedang dalam keadaan tutup karena cuti libur hari raya.

Kericuhan dimulai ketika massa aksi mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sikka untuk mencari keberadaan Bupati.

“Kita mau mengundang Pak Bupati untuk sama-sama duduk mengevaluasi Pak Bupati di kantor Bupat Sikka. Namun ketika ke dalam ternyata Pak Bupati tidak ada. Masih ada kegiatan keluar. Dan di sini kita kecam keras, ke depannya kita akan turun lagi,” Lanjut Chiko.

Sementara itu, salah satu warga di lokasi aksi, meminta identitasnya jangan diberitahu. Ia, berharap pada aksi susulan nanti, “mahasiswa bisa lebih tertib secara administrasi. Pergerakan mahasiswa harusnya didasari oleh logika yang sehat, yakni demo di tempat yang sesuai surat izin, bicara dengan data yang akurat, dan tidak merugikan kepentingan umum dengan aksi segel-menyegel fasilitas pelayanan publik,” kata seorang warga.

“Jangan sampai niat baik untuk “menerangi” Sikka justeru terlihat “gelap” karena cara berdemo yang tidak profesional dan salah sasaran,” pungkasnya.

****

Jurnalis : Niko Sanggu

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa

20 September 2026 - 13:00 WIB

HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka

16 September 2026 - 17:39 WIB

PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka

15 September 2026 - 19:51 WIB

PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan 

13 September 2026 - 14:55 WIB

PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

11 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di News