Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan  Dua Warga NTT Gugur Ditembak di Jayawijaya, PMKRI Maumere Desak Kapolri – Panglima TNI Buru Pelaku PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

Tentang Kami

WacanaIndonesia.id merupakan sebuah inisiatif jurnalisme yang ingin melayani publik dengan pelbagai pemberitaan yang lebih edukatif, inspiratif dan humanis. Kami percaya bahwa peran Pers sebagai ‘advocatus diaboli’ mensyaratkan sikap independensi, kredibel, dan berintegritas untuk mewartakan peristiwa.

Kami lahir dari keresahan akan situasi sosial yang kerap mengalami disinformasi, miskomunikasi terhadap pelbagai peristiwa yang ditampalkan di media sosial. Di tengah arus informasi yang berkembang pesat saat ini, kredibilitas sebuah peristiwa dalam pemberitaan menjadi kemestian yang perlu dijaga dan dirawat oleh setiap insan pers. Oleh sebabnya, Wacana Indonesia lahir sebagai jawaban atas fenomena ‘horse race journalism’ yang dewasa ini lebih mengedepankan viralitas, ketimbang vitalitas.

Kami juga lahir dari kesadaran bersama, bahwa dewasa ini pers tidak hanya menjadi media informasi untuk mewartakan berita dan peristiwa, tetapi dibutuhkan keterlibatan dan keberpihakan Pers secara nyata kepada kaum tertindas dan termarjinalkan. Peran itu tidak hanya melalui karya jurnalisme, tetapi juga dibutuhkan keterlibatan sosial yang nyata.

Dengan tagline: “Menjangkau Dunia, Melampaui Peristiwa”, kami percaya bahwa Wacana Indonesia dapat menjadi media yang membentuk peradaban Pers yang kredibel, independen, dan berdaya membebaskan.