MAUMERE, NTT, wacanaindonesia.id— Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Kali ini, PMKRI Maumere memberikan bantuan sembako kepada Maria (22 tahun), salah satu korban yang selamat dalam insiden jatuh dari tangga kapal di Pelabuhan Laurens Say, Maumere, yang videonya sempat viral di media sosial beberapa waktu terakhir.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan PMKRI Maumere terhadap korban yang tengah menghadapi masa pemulihan setelah mengalami peristiwa tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Adam March, Ketua Komisariat Ledalero sekaligus anggota PMKRI Cabang Maumere. Adam datang menemui Maria dan menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk dukungan moral sekaligus perhatian nyata dari gerakan mahasiswa kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Adam March mengatakan, kehadiran PMKRI bukan hanya sebatas menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Kami datang bukan hanya untuk melihat dan mendengar apa yang dialami oleh Maria, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa masyarakat yang mengalami musibah tidak berjalan sendirian. Bantuan ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan kebutuhan Maria dan keluarganya,” ujar Adam.
Menurut Adam, viralnya sebuah video di media sosial seharusnya tidak membuat perhatian masyarakat berhenti pada pemberitaan atau perbincangan di ruang digital. Yang lebih penting adalah memastikan korban mendapatkan perhatian dan dukungan setelah peristiwa tersebut terjadi.
“Bagi kami, solidaritas tidak boleh berhenti ketika sebuah video menjadi viral. Setelah perhatian publik berkurang, korban tetap harus menjalani proses pemulihan. Karena itu, kami memilih untuk datang langsung dan memberikan bantuan sesuai kemampuan kami,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kader PMKRI terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sikka.
PMKRI Maumere berharap Maria diberikan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya dengan baik. PMKRI juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton ketika terjadi sebuah musibah, tetapi membangun budaya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Di sisi lain, PMKRI Maumere menilai bahwa berbagai peristiwa yang terjadi di fasilitas publik, termasuk kawasan pelabuhan, perlu menjadi perhatian bersama. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayanan publik.
PMKRI Maumere menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam menyuarakan kepentingan publik maupun melalui aksi-aksi kemanusiaan.
Bagi PMKRI, gerakan mahasiswa tidak hanya berbicara tentang perubahan di ruang-ruang diskusi dan aksi, tetapi juga tentang keberanian hadir, mendengar dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Redaksi









