Maumere, wacanaindonesia.id-Tanggap bencana gempa bumi di Flores, sebanyak 62 personel Politeknik Cristo Re, yang terdiri dari para dosen, instruktur, dan mahasiswa turun langsung menjalankan gerakan peduli kemanusiaan TRIPUTRA-CRISTO RE, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas untuk membantu warga terdampak bencana di Kabupaten Sikka dan wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Misi Aksi Tanggap Darurat
Adapun beberapa misi dalam aksi tanggap darurat ini, yakni;
1. Distribusi Logistik; yaitu tim politeknik Cristo Re melakukan penyaluran bantuan dari gudang BNPB menuju Pulau Palue, Kecamatan Kangae, dan Kecamatan Talibura.
2. Pendirian Tenda Pengungsian; yakni mendirikan 5 unit tenda darurat yang ditempatkan di RSUD TC Hillers dan Gelora Samador.
3. Bantuan Pangan dan Air Bersih; yakni, menyalurkan bahan makanan dan terpal kepada 11 KK terdampak paling parah di Tarunggawang, Iligai, dan Paroki Lela berdasarkan data Caritas Keuskupan Maumere.
Tim juga mendistribusikan 9 tangki air bersih ke 9 posko Caritas setelah menemukan krisis air di lokasi.
Direktur Politeknik Cristo Re, RD. Donnie Migo, yang didampingi Wakil Direktur Operasional Dr. Ing Ignas Iryanto, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud kepedulian kampus bersama Triputra Group atas musibah yang menimpa masyarakat Flores. Menurutnya, kepedulian antar-warga merupakan spirit utama dalam mengisi kemerdekaan.
”Aksi ini adalah wujud kepedulian sekaligus penerapan prinsip Diktisaintek Berdampak dari Kementerian Saintek, di samping inovasi teknologi tepat guna yang kami kembangkan,” ungkap RD. Donnie Migo.
Pendistribusian ini rencananya akan dilanjutkan pada (18/08/2026), dengan beberapa kegiatan berupa pendistribusian bantuan (bekerja sama dengan BNPB), pengantaran bantuan ke Nangahure dan Kolisia B.
“Malam ini tangki air sudah mulai dihantar ke lokasi sesuai dengan permintaan warga. Ini akan berlanjut sampai 9 posko di Dusun Tarunggawang yang hari ini kita kunjungi. Besok akan dilanjutkan sampai terpenuhi 9 tangki,” ungkap RD. Donnie Migo.
Aksi kemanusiaan ini dipastikan akan terus berlanjut ke wilayah dan kabupaten terdampak lainnya melalui dukungan penuh dari Triputra Group dan Persada Group, dua mitra korporasi yang berkomitmen mengembangkan Politeknik Cristo Re bersama Keuskupan Maumere.*








