Maumere, wacanaindonesia.id-Langkah awal Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Sikka dalam menyongsong periode 2026–2031 semakin solid. Memasuki hari kedua konsolidasi yang berlangsung di Inpekma Maumere, Minggu (15/3/2026), fokus utama diarahkan pada penyusunan struktur bidang, penguatan pengurus kecamatan, serta persiapan Musyawarah Daerah (Musda).
Plt. Sekretaris AMPI Sikka, Yance Maring, memimpin langsung forum yang dihadiri oleh berbagai elemen orang muda Sikka. Dalam arahannya, Yance menegaskan inklusivitas AMPI sebagai organisasi kepemudaan yang terbuka bagi siapa saja, meskipun secara historis berafiliasi dengan Partai Golkar.
“AMPI berada di bawah naungan Partai Golkar, namun setiap kader tidak diwajibkan menjadi kader partai. Kami terbuka untuk semua kalangan, termasuk ASN, TNI, dan POLRI. Semua kembali kepada pilihan pribadi masing-masing kader,” tegas Yance.
Dalam diskusi mendalam tersebut, forum menyepakati pembentukan 13 bidang strategis yang akan menjadi motor penggerak organisasi selama lima tahun ke depan.
Struktur ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman dan kebutuhan spesifik di Kabupaten Sikka:
1. Bidang Organisasi
2. Bidang Kaderisasi
3. Bidang Politik dan Ideologi
4. Bidang Ekonomi
5. Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
6. Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
7. Bidang Kesehatan Masyarakat
8. Bidang Hukum dan HAM
9. Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Disabilitas
10. Bidang Kepemudaan dan Olahraga
11. Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Lingkungan
12. Bidang Media dan Informasi
13. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)
Selain struktur internal, AMPI Sikka bergerak cepat memperluas jaringan ke tingkat akar rumput. Diumumkan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua AMPI di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sikka telah rampung.
Para Plt. Ketua ini dalam waktu dekat akan menerima Surat Keputusan (SK) resmi untuk segera memulai konsolidasi di wilayah sebagai persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda), AMPI Sikka tidak hanya fokus pada urusan internal. Sebuah agenda sosial berupa Pengobatan Gratis telah dijadwalkan satu minggu sebelum pelaksanaan Musda.
Kegiatan ini diprioritaskan bagi wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan sebagai bukti nyata bakti pemuda kepada masyarakat.
Menutup forum yang penuh energi tersebut, Yance Maring berpesan agar pengurus yang terpilih nantinya mampu menjadikan AMPI sebagai “Rumah Besar” yang inklusif bagi pemuda Sikka.
“Kita ingin pengurus nanti membuka pintu lebar-lebar. Ajak lebih banyak anak muda Sikka untuk bergabung. Di sini tempat kita belajar, bertumbuh, dan berbakti. Kita ingin energi kolektif ini membawa Sikka ke arah yang lebih maju,” tutupnya.
Dengan semangat “Pemuda Bergerak, Sikka Maju”, konsolidasi ini menjadi tonggak penting lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya cerdas secara politik, tetapi juga peka secara sosial.
****
Kontributor: Gabriel Krado
Editor: Redaksi








