Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Kabel Bergelantungan dan Wajah Buram Tata Kelola Infrastruktur Digital Polda Metro Jaya Tahan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak di Cawang, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Penegakan Hukum Kasus Korupsi oleh Polri Wamenaker Ajak Gen Z Jadi Wirausahawan, Jangan Tunggu Lowongan Kerja

News

Founder KLN Salurkan Bantuan Pendidikan di Sumba Barat Daya, Sebut Literasi sebagai Jembatan Perdamaian

Avatar photobadge-check


					Founder KLN Salurkan Bantuan Pendidikan di Sumba Barat Daya, Sebut Literasi sebagai Jembatan Perdamaian Perbesar

Sumba Barat Daya, wacanaindonesia.id– Komunitas Literasi Nusantara (KLN) mempertegas komitmennya dalam pemerataan pendidikan di wilayah Timur Indonesia. Pada Selasa (24/2/2026), KLN menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa-siswi SDK Waipanda, Desa Hohawungo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Founder KLN, Ferdinandus Wali Ate. Bantuan yang diberikan meliputi Alat Tulis Kantor (ATK), suplemen vitamin, hingga kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) guna menunjang kesehatan dan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Literasi sebagai Pondasi Karakter

Lebih lanjut, Ferdinandus Wali Ate yang juga menjabat sebagai Presidium Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat PMKRI St. Thomas Aquinas, menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar bantuan material, melainkan upaya penguatan budaya literasi di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

“Literasi adalah jembatan menuju perdamaian. Melalui kemampuan membaca dan berpikir kritis, anak-anak sedang membangun dunia yang lebih bijaksana dan toleran. Ini bukan hanya soal buku, tapi soal membentuk karakter dan kesadaran,” ujar Ferdinandus.

Ia juga mengutip filosofi Ki Hajar Dewantara mengenai pendidikan yang inklusif, di mana setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru. Menurutnya, anak-anak di pedesaan NTT memiliki kekuatan karakter alami yang perlu didukung dengan akses literasi yang memadai agar potensi mereka berkembang maksimal.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Dalam sesi komunikasi melalui video call, Kepala Sekolah SDK Waipanda, Helena Mete, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian KLN.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini menjadi motivasi tambahan bagi para siswa untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita mereka meskipun berada dalam keterbatasan,” ungkap Helena.

Visi Besar Gerakan Literasi Nusantara

Kegiatan di SDK Waipanda ini merupakan bagian dari visi besar KLN untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif di seluruh penjuru tanah air. Melalui “Gerakan Literasi Nusantara”, KLN berusaha melibatkan diaspora dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjadikan literasi sebagai investasi jangka panjang bagi generasi emas Indonesia.

KLN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan gerakannya, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus, guna memastikan keadilan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

****

Kontributor: Ferdi Ate

Editor: Risna Ase

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Giat KKN di Nagekeo, Mahasiswa NTT: Kami Siap Sukseskan Program Gentaskin

16 Juli 2026 - 08:11 WIB

BULOG NTT Rampungkan Penyaluran Banpang Februari – Maret 2026 Tepat Waktu

1 Juli 2026 - 21:30 WIB

Soroti Penggunaan Trotoar Jalan oleh UD. Fajar Barat Geliting, Organisasi IMKD: Pemerintah Jangan Tebang Pilih

29 Juni 2026 - 19:23 WIB

Menang Aklamasi, Maria Somi Sili Resmi Pimpin PMKRI Larantuka

27 Juni 2026 - 18:07 WIB

Dugaan permintaan uang tebusan oleh oknum polisi kepada pengencer BBM bersubsidi di kabupaten sikka, PMKRI maumere desak usut tuntas

27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Trending di Nasional