Menu

Mode Gelap
Tidak Ada Jaringan Internet, Siswa SDK 058 Lere-Mapitara Laksanakan Kegiatan TKA di Polindes Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan  Dua Warga NTT Gugur Ditembak di Jayawijaya, PMKRI Maumere Desak Kapolri – Panglima TNI Buru Pelaku PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

News

Pelantikan DPP IKAL-Lemhannas, Capt. Marcellus Hakeng Soroti Pentingnya Hilirisasi Pangan dan Energi

Avatar photobadge-check


					Ketua Bidang Informasi DPP IKAL-Lemhannas masa bakti 2026-2031, DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., S.H., M.H., M.Mar, saat menghadiri pelantikan pengurus di Gedung Lemhannas, Jakarta. Perbesar

Ketua Bidang Informasi DPP IKAL-Lemhannas masa bakti 2026-2031, DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., S.H., M.H., M.Mar, saat menghadiri pelantikan pengurus di Gedung Lemhannas, Jakarta.

Jakarta,wacanaindonesia.id– Upacara pelantikan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (DPP IKAL-Lemhannas) masa bakti 2026-2031 yang digelar di Gedung Lemhannas, Jakarta, Senin (18/5/2026), menjadi momentum penting bagi arah kebijakan organisasi.

Ketua Bidang Informasi DPP IKAL-Lemhannas yang baru dilantik, DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, S.SiT., S.H., M.H., M.Mar, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini memikul tanggung jawab strategis dalam mengawal arah pembangunan nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Pelantikan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat peran nyata alumni Lemhannas dalam mendukung ketahanan nasional dan pembangunan Indonesia,” ujar Capt. Hakeng seusai prosesi pelantikan.

Dukungan Penuh untuk Program Prioritas Pemerintah

Dalam keterangannya, Capt. Hakeng secara khusus menyoroti pentingnya keterlibatan IKAL-Lemhannas dalam menyukseskan program hilirisasi nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, strategi hilirisasi tidak boleh hanya berpusat pada sektor pertambangan dan energi mineral saja. Guna mencapai kemandirian ekonomi yang tangguh, sektor-sektor mendasar seperti pertanian dan pangan juga harus segera menerapkan prinsip hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

“Hilirisasi harus dipandang sebagai strategi besar negara untuk meningkatkan daya saing global. Kita harus menyudahi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, termasuk di sektor pangan,” tegas tokoh maritim tersebut.

Penguatan Daerah dan Tantangan Generasi Muda

Selain isu ekonomi makro, Capt. Hakeng memandang bahwa ketahanan nasional yang kokoh harus dimulai dari pemerataan pembangunan di tingkat daerah. Ia mendukung penuh langkah Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas, Prof. Purnomo Yusgiantoro, yang memprioritaskan pembentukan koordinator regional dan penguatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

“Indonesia ini wilayahnya sangat luas dengan karakteristik tantangan yang berbeda di tiap daerah. Oleh karena itu, prinsip otonomi dan pemberdayaan daerah adalah bagian integral dari kekuatan bangsa,” lanjutnya.

Di sisi lain, mengantisipasi derasnya arus informasi digital dan tantangan ideologi transnasional yang menyasar generasi muda, ia mendorong IKAL-Lemhannas untuk segera bersinergi dengan lintas kementerian. Langkah ini dinilai mendesak untuk merumuskan metode sosialisasi wawasan kebangsaan yang lebih adaptif bagi generasi milenial dan Gen Z.

Optimalkan Think Tank Melalui IKAL Strategic Center

Guna mengeksekusi visi-visi strategis tersebut, Capt. Hakeng menjelaskan bahwa organisasi akan mengoptimalkan peran IKAL Strategic Center. Lembaga kajian ini diproyeksikan menjadi think tank resmi yang akan memasok rekomendasi kebijakan berbasis data dan kepentingan nasional langsung kepada pemerintah.

“Dunia berubah dengan sangat cepat di era kecerdasan buatan (AI) dan krisis pangan global saat ini. Kehadiran pusat kajian seperti IKAL Strategic Center sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah membaca peluang dan mengantisipasi ancaman global demi kepentingan rakyat,” pungkasnya.

***

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respon Gempa Flores, FTBM Sikka Gandeng Pos Dompet Duafha Giat Sekolah Ceria di SDI Ladubewa

20 September 2026 - 13:00 WIB

HIMPAUDI NTT Salurkan Sembako untuk Guru PAUD Korban Gempa di Sikka

16 September 2026 - 17:39 WIB

PMKRI Maumere Gelar Mimbar Bebas: Kawal Bantuan Gempa dan Desak Usut Tuntas Penembakan Dokter Hewan Asal Sikka

15 September 2026 - 19:51 WIB

PMKRI Maumere Tagih Pemkab Sikka Pertanyakan Sisa Logistik, Arah Rp17,5 Miliar Dana Pemulihan, dan Prioritas Penerima Bantuan 

13 September 2026 - 14:55 WIB

PMKRI Nasional Jangkau Tonggurambang, Bantuan Datang di Tengah Konflik Lahan dan Keterbatasan Hunian

11 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di News